Home

Mei 26, 2011

Tanpa Usia, Suku Amazon Ini Tak Mengenal Konsep Bulan dan Tahun



Dua peneliti (kiri) berpose dengan anggota suku Amondawa di Brasil. (Daily Mail)

Sebuah suku Amazon tidak memiliki konsep waktu atau tanggal. Orang-orang Amondawa, Brasil, ini bahkan tidak memiliki kata-kata untuk waktu, minggu, bulan, atau tahun, kata Chris Sinha, dari University of Portsmouth. 
Dia berpendapat ini adalah pertama kalinya para ilmuwan mampu membuktikan waktu tidak menjadi konsep manusia universal, seperti yang diduga sebelumnya.

Profesor Sinha, yang melaporkan temuannya dalam jurnal Language and Cognition, mengatakan, “Untuk Amondawa, waktu tidak muncul dalam cara yang sama seperti halnya bagi kita.”

“Kami sekarang bisa memastikan bahwa ada paling tidak satu bahasa dan budaya yang tidak memiliki konsep waktu sebagai sesuatu yang dapat diukur, dihitung, atau berbicara tentang itu secara abstrak.”

“Ini tidak berarti bahwa Amondawa adalah ‘orang di luar waktu’, tetapi mereka hidup di dunia peristiwa,” ujarnya.

Anggota tim, termasuk ahli bahasa Wany Sampaio dan antropolog Vera da Silva Sinha, menghabiskan delapan minggu bersama orang Amondawa untuk meneliti bagaimana bahasa mereka menyampaikan konsep-konsep seperti ‘minggu depan’ atau ‘tahun lalu’.

Tidak ada kata untuk konsep-konsep tersebut, hanya ada pembagian siang dan malam dan musim hujan dan kering. Mereka juga menemukan tidak ada orang di masyarakat itu yang memiliki usia.

Sebaliknya, mereka mengubah nama mereka untuk mencerminkan tahapan kehidupan mereka dan posisi mereka dalam masyarakat mereka.

Sebagai contoh, seorang anak kecil akan menyerahkan nama mereka ke saudara yang baru lahir dan mengambil nama baru.

“Kita memiliki begitu banyak metafora untuk waktu–kita berpikir tentang waktu sebagai sesuatu–kita mengatakan akhir pekan ini hampir berakhir, dia akan menghadapi ujian, dan seterusnya, dan kami pikir pernyataan seperti itu adalah obyektif, tetapi mereka tidak,” kata Profesor Sinha. “Orang-orang Amondawa tidak berbicara seperti ini dan tidak berpikir seperti ini, mereka belajar bahasa lain.”

“Bagi mereka waktu bukanlah uang, mereka tidak berlomba melawan waktu untuk menyelesaikan sesuatu dan tidak ada yang membahas minggu depan atau tahun depan. Mereka bahkan tidak memiliki kata-kata untuk minggu, bulan, atau tahun,” tambahnya. “Anda bisa mengatakan mereka menikmati kebebasan tertentu.”

Pertama terhubung dengan dunia luar pada tahun 1986, orang-orang Amondawa melanjutkan cara hidup tradisional mereka seperti berburu, memancing, dan menanam.

Tapi, sekarang seiring dengan pengaruh modern, seperti listrik dan televisi, mereka mulai menggunakan bahasa Portugis, menempatkan bahasa mereka sendiri di bawah ancaman kepunahan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar