Home

Maret 29, 2011

IM : PBB dan Lembaga Internasional Berpihak Pada Zionist


Kairo-Infopalestina : Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, Mohamed Mahdi Akef menjelaskan, lembaga-lembaga internasional seperti PBB, Dewan Keamanan, Uni Eropa, Komisi untuk Hak Asasi Manusia dan Pengungsi, UNESCO, dan UNRWA. Mereka hanya bergerak demi kepentingan Barat yang jelas keberpihakanya dan mendukung sepenuhnya Zionist Israel.

Ia mempertanyakan peran lembaga-lembaga tersebut dalam menghentikan pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan Zionis Israel. Ia mengkritik ketidakberdayaan lembaga-lembaga tersebut dalam memberikan dukungan pada Palestina dan tidak menunjukan rasa simpatinya kepada anak-anak yang terbunuh dan terusir dari tanah airnya.

Akif menyatakan, kejujuran lembaga-lembaga ini dipertanyakan ketika berkaitan dengan hak-hak nasional Palestina. Apa yang terjadi di Gaza kemarin berupa agresi Zionis biadab melalui sejumlah alat tempur di depan mata dunia, untuk meneguhkan dirinya serta menggambarkan bagaimana kekuatanya untuk memisahkan antara hitam dan putih atau antara kebenaran dan kebatilan. Dan untuk menjelaskan, entitas mereka tidak bisa diperintah atau ditekan siapapun.
Namun perang terakhir kemarin membuktikan kemenangan bagi kemanusiaan dan nurani manusia yang rindu akan fitrah Allah yang asli yaitu, perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan sebagai hak asasi bagi rakyat yang terusir.

Akief yang menyebut Zionis Israel sebagai penjahat perang yang rasialis dan perampok yang tidak mengenal prikemanusiaan menegaskan, sejak pendirian Zionis Israel oleh Theodore Herzel sebagai organisasi biadab sepanjang sejerahnya. Terbukti pada peristiwa pembantaian Shabra dan Shatila dan lait Al-Baqar, Der Yasin, Qana dan yang lainya, membuktikan betapa biadabnya kelompok ini.

Adapun terkait sikap IM, Akef menjelaskan, pihaknya menginginkan dunia mendengar bagaimana pernyataan pemimpin radikal Zionis, Menachem Begin yang menyatakan, “Ketika pandangan kami arahkan ke sebelah utara terhampar dataran subur Suriah dan Libanon. Ke sebelah Timur terbentang Dataran Tinggi Golan dan sungai Dijlah serta minyak Irak. Adapun di sebelah baratnya terpampang Mesir. Tentu kami tidak akan mampu mengelola kekayaan itu semua. Namun kami menyamarakan masalah ini dari sisi kekuatan. Oleh karena itu, kami harus memaksa bangsa Arab untuk taat dan patuh kepada Israel dengan sempurna”.

Maka IM berpandangan, Palestina harus dibebaskan oleh ummat Islam, Palestina walaupun dikungkung maka kita harus membebaskanya, walaupun ia sakit, maka kita harus mengobatinya dan walaupun pertempuran kita terus berlangsung dengan segala pengorbanan para syuhadanya, tegasnya. (asy)


Sumber : 
http://www.infopalestina.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar